TOPIK 1 : Konseling & Psikoterapi - SaifulRizal257
Konseling &
Psikoterapi
Halo semuanya, pada topik 1 kali ini saya akan membahas tentang "Konseling & Psikoterapi". Saya akan menguraikan pengertiannya, tujuannya, ciri-cirinya, manfaatnya, lalu yang terakhir yakni persamaan dan perbedaannya. Mari kita simak berikut ini.
A. Konseling
1.
Pengertian
Konseling
yakni proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh
seorang ahli (disebut Konselor) kepada individu yang sedang mengalami masalah
(disebut klien) yang bertujuan pada teratasinya masalah yang dialami oleh klien.
2.
Tujuan
Tujuan
dari konseling yakni agar mendapatkan perkembangan yang optimal, yakni perkembangan
yang sesuai dengan nilai tentang kehidupan yang baik dan benar. Namun
perkembangan yang optimal bukan pencapaian tingkat intelektual yang tinggi
dengan ditandai penguasaan dan keterampilan, melainkan individu supaya :
-
Mampu mengenal
dan memahami diri
-
Berani menerima
keadaan secara objektif
-
Mengerahkan diri
sesuai dengan kemampuan, kesempatan, dan sistem nilai
-
Melakukan
pilihan dan pengambilan keputusan atas tanggung jawabnya sendiri
3.
Ciri-ciri
Beberapa
ciri-ciri dari konseling yakni sebagai berikut :
-
Prosesnya
dinamis
-
Melibatkan dua
orang atau lebih yang saling berinteraksi
-
Tujuannya yakni
perubahan tingkah laku klien
-
Konseling tidak harus
verbal, dapat pula dilakukan secara non verbal
4.
Manfaat
Beberapa
manfaat dari konseling yakni:
-
Membuat diri
klien menjadi lebih baik, merasa bahagia, tenang, dan nyaman
-
Dapat membantu
menurunkan atau menghilangkan stress dan depresi
-
Supaya klien
dapat memahami dan menerima dirinya sendiri atau orang lain
B.
Psikoterapi
1.
Pengertian
Apa
yang dimaksud psikoterapi ? Psikoterapi itu berasal dari dua kata yakni “psyche” yang artinya jiwa, pikiran,
mental dan “theraphy yang artinya penyembuhan, pengobatan, perawatan. Jadi
psikoterapi adalah serangkaian metode yang berdasarkan pada ilmu psikologi yang
bertujuan untuk mengatasi gangguan mental atau kejiwaan, dan proses tersebut
terjadi interaksi antara terapis dan pasien.
2.
Tujuan
Beberapa
tujuan dari psikoterapi yakni :
-
Supaya
memperkuat motivasi untuk melakukan hal-hal yang benar.
-
Mengurangi tekanan
emosi dengan mengekspresikan perasaan yang mendalam
-
Mengubah
kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh klien
-
Membantu klien
mengembangkan potensi dirinya
3.
Ciri-ciri
Adapun
beberapa ciri-ciri dari psikoterapi yakni :
-
Proses interaksi
sistematis antara dua pihak formal, profesional, legal dan menganut kode etik
psikologi
-
Membantu
interaksi verbal psikoterapi membutuhkan pembicaraan antara psikoterapis dengan
klien
-
Tingkah laku,
pikiran, perasaan diarahkan pada ciri dan fungsi psikologis
4.
Manfaat
Beberapa
manfaat dari psikoterapi yakni :
-
Membantu pasien
memahami dirinya sendiri
-
Mengajari pasien
supaya memiliki keterampilan dalam hidupnya
-
Menolong dan
menemukan solusi yang tepat untuk masalahnya
C.
Persamaan dan Perbedaan Konseling dan Psikoterapi
1.
Persamaan
Persamaan
antara konseling dan psikoterapi yakni sama-sama membantu permasalahan kondisi
psikologis pada individu untuk membantu memberi perubahan/perbaikan diri pada
klien agar dapat menjalani kehidupannya dengan baik
2.
Perbedaan
Perbedaan
konseling dan psikoterapi yakni :
a.
Jenis bantuan
Jenis
bantuan yang dilakukan dalam proses konseling yakni bantuan non-material
(bantuan psikologis), sedangkan jenis bantuan yang dilakukan dalam proses
psikoterapi yakni bantuan psikis
b.
Pihak yang
Terlibat
Dalam
proses konseling, pihak yang terlibat yakni konselor dan konseli. Sedangkan
dalam proses psikoterapi, pihak yang terlibat yakni para ahli kejiwaan dan
individu yang mengalami gangguan kejiwaan
c.
Tujuan
Konseling
bertujuan supaya individu untuk mampu memahami dan menerima diri, mampu
mengelola diri, serta mengoptimalkan potensi diri. Sedangkan psikoterapi
bertujuan supaya individu dapat sembuh dari gangguan kejiwaan (mental) yang
dideritanya
Daftar Rujukan :
Ø Corey, G. 2005. Teori dan Praktek Konseling &
Psikoterapi. Jakarta: Refika Aditama
Ø Latipun. 2003. Psikologi Konseling Edisi Ketiga.
Malang: UPT Penerbitan Universitas Muhammadiyah.
Ø Siradj, Sjahudi. 2006. Dasar-Dasar Konseling dan Psikoterapi. Surabaya: Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel
Komentar
Posting Komentar