Topik 2 : Faktor Pendukung dan Penghambat Konseling & Psikoterapi - SaifulRizal257
Faktor Pendukung
dan Penghambat
Konseling &
Psikoterapi
Halo semuanya, setelah sebelumnya membahas tentang
pengertian, ciri-ciri, manfaat serta persamaan dan perbedaan Konseling &
Psikoterapi, kali ini saya akan membahas tentang Faktor Pendukung dan Penghambat
Konseling & Psikoterapi. Apa saja sih faktor-faktor pendukung dan
penghambatnya ? mari simak berikut ini
A.
Faktor Pendukung Keberhasilan Konseling
Nah
dalam konseling, terdapat faktor pendukung dalam keberhasilan konseling. Disini
saya akan menguraikan faktor keberhasilannya menurut pendapat Gladding. Menurut
Gladding, konseling ini terdapat lima faktor dalam keberhasilan konseling,
diantaranya adalah :
1.
Struktur
Struktur
dalam hal ini diartikan sebagai karakteristik, kondisi, prosedur, dan parameter
yang disetujui oleh konselor dan konseli. Struktur tersebut digunakan supaya
untuk memperjelas bagaimana hubungan antara konselor dan konseli. Nah kemudian,
dalam hal ini, Lesmana (2005) memberikan saran untuk membangun struktur dalam
konseling yakni :
-
Time Limits, durasi
waktu yang disepakati dalam satu kali pertemuan
-
Action Limits, membatasi
perilaku agartidak terjadi sesuatu yang destruktif
-
Role Limits, kesepakatan
mengenai tujuan akhir
-
Procedural Limits, pemberian tanggung jawab pada klien untuk mencapai
suatu kebutuhan spesifik
-
Fee schedules, mengenai
waktu dan cara pembayaran
2.
Inisiatif
Dalam
konseling, inisiatif merupakan usaha atau sikap supaya dapat memotivasi klien
untuk mempercepat jalan keluar dalam permasalahan yang dihadapi oleh klien
tersebut
3.
Setting Fisik
Dalam
proses konseling, perlu diciptakannya suasana yang kondusif. Pada hal ini
konselor harus memiliki keterampilan untuk menyiapkan ruangan yang dapat
membuat konseli merasa nyaman, aman, dan tenang. Biasanya keterampilan ini
meliputi : pengauran dekorasi ruangan, tempat duduk, jarak tempat duduk
konseli, dan ruang konseling.
4.
Kualitas Konseli
Kualitas
konseli sangat penting dalam hal ini. Kualitas konseli mencakup hal-hal yang
berkenaan dengan karakteristik dan kesiapannya untuk menjalani proses
konseling.
5.
Kualitas
Konselor
Sama
halnya dengan kualitas konseli, kualitas konselor juga sangat penting dalam hal
ini karena merupakan pihak yang paling mengetahui kemana arah konseling dan
sejauh mana tingkat keberhasilan konseling.
B.
Faktor Penghambat Keberhasilan Konseling
Setelah
saya menguraikan faktor pendukung keberhasilannya, saya akan menguraikan faktor
penghambat dalam keberhasilan konseling. Dalam hal ini terdapat pendapat dari
salah satu tokoh yakni Yeo (2003), yang meliputi :
1.
Pengetahuan
& Keterampilan
Pengetahuan
dan keterampilan haruslah seimbang. Jika pengetahuan tanpa dibekali suatu
keterampilan, maka suatu kegiatan akan kacau. Seperti halnya dengan konselor
yang melakukan proses konseling, tidak boleh harus berbekal teori saja tanpa adanya
keterampilan yang memadai.
2.
Usia &
Pengalaman
Dalam
hal ini klien terkadang melihat usia dari seorang konselor sebab jika semakin
dewasa maka dianggap memiliki pengalaman yang banyak
3.
Emosi
Merupakan
karakteristik pribadi atau relative menetap
4.
Kebudayaan,
bahasa, dan agama
Dalam hal ini
konselor belum sepenuhnya memahami budaya, bahasa, atau agama klien. Hal ini
akan menjadi keterbatasan konselor dalam melakukan suatu konseling
Nah namun adapula pendapat lain yakni
Cavanag (1982), dia itu berpendapat bahwa ada 7 problema yang dapat menghambat
proses konseling, yakni :
1.
Kebosanan
Jika konselor sudah berulang kali melakukan
konseling, maka konselor tersebut berpotensi mengalami kebosanan saat akan
melakukan suatu konseling, sehingga hal ini akan menghambat
2.
Hostilitas
Konselor yang merasa dirinya sudah menjadi nice people karena dirinya telah berjasa
dalam membantu seorang klien dan ia merasa ingin dihargai, maka hal tersebut
dapat menimbulkan hostilitas pada klien
3.
Distansi
Emosional
Jika seorang konselor yang distan secara emosional,
maka ia tidak dapat masuk kedalam diri klien, sehingga konselor tersebut tidak
dapat berempati terhadap klien nya
4.
Kesalahan-kesalahan
Konselor
Kesalahan pasti wajar, namun ini juga menjadi
penghambat dalam proses suatu konseling
5.
Kelekatan
Emosional
Konselor atau klien bergantung pada satu sama lain
dalam hal pemenuhan kebutuhan mereka, hanya sebatas untuk merasa aman, untuk
menerima, dan memberi cinta, untuk dikagumi dan dibutuhkan (Lesmana, 2006).
6.
Penderitaan
(Suffering/psychological bleeding)
Disini konselor bisa saja menyebabkan penderitaan
pada diri klien ketika ia berusaha mendorong klien tersebut untuk berkembang. Padahal
klien bisa saja ingin memiliki keadaan yang tetap atau mundur.
7.
Burnout
Burnout merupakan suatu stress yang dapat
menghilangkan gairah kerja atau untuk berprestasi. Disini jika klien mengalami
burnout, maka konselor harus terus dihadapkan dengan emosional tinggi pada diri
klien.
C.
Faktor Pendukung Keberhasilan Psikoterapi
Setelah
saya menguraikan faktor pendukung & penghambat suatu konseling, maka
selanjutnya saya akan menguraikan faktor keberhasilan psikoterapi. Ada lima
faktor yang mendukung keberhasilan psikoterapi yakni :
1.
Tujuan yang
ingin dicapai
Psikoterapi
harus memiliki tujuan yang jelas untuk apa melakukan hal tersebut. Sebab jika seseorang
mempunyai tujuan yang pasti, maka proses psikoterapi akan berjalan lancar.
2.
Kemauan klien
untuk berubah
Hal
ini sangat menetukan sekali, karena jika klien tidak ada keinginan untuk
berubah maka akan jadi sia-sia proses psikoterapi tersebut.
3.
Pengalaman dan
ketrampilan
Jika
seorang psikoterapis memiliki pengalaman dan jam terbang yang tinggi, maka akan
terampil dalam menangani pasiennya
4.
Keterbukaan
pasien kepada psikoterapis
Pasien
diharapkan untuk terbuka kepada psikoterapis untuk menceritakan
permasalahan-permasalahannya secarai lebih rinci. Sebab hal ini akan mendukung
data-data yang dimiliki oleh psikoterapis, sehingga pasien mendapatkan perlakuan
yang tepat
5.
Metode yang
digunakan
Metode
yang terdapat pada psikoterapis sangat bervariasi. Pemilihan metode yang tepat
akan mendukung keberhasilan psikoterapi
D.
Faktor Penghambat Keberhasilan Psikoterapi
Selanjutnya
saya akan menguraikan faktor apa saja yang menghambat keberhasilan psikoterapi,
diantaranya adalah :
1.
Usia, disini
para ahli percaya bahwa jika seseorang yang memiliki usia diatas 40 tahun tidak
memiliki fleksibilitas yang cukup
2.
Rasa takut yang
dialami oleh pasien
3.
Kesalahan
pemilihan metode yang digunakan dalam proses psikoterapi
4.
Psikoterapis
tidak terampil dalam menerapkan teknik-teknik dan metode terhadap seorang
pasien.
Sumber rujukan :
-
Corey, G. 2005.
Teori dan Praktek Konseling & Psikoterapi. Jakarta: Refika Aditama
-
Latipun. 2003. Psikologi
Konseling Edisi Ketiga. Malang: UPT Penerbitan Universitas Muhammadiyah
-
Lubis, N. 2013.
Memahami Dasar-Dasar Konseling dalam Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana
-
Siradj, Sjahudi.
2006. Diktat Dasar-Dasar Konseling dan Psikoterapi. Surabaya: Fakultas Dakwah
IAIN Sunan Ampel
Komentar
Posting Komentar